Koordinasi dan komunikasi yang baik antara para pihak, baik perusahaan, serikat pekerja, pihak ahli waris, asuransi, dan instansi pemerintah menjadi kunci dari penyelesaian hak dan auransi kematian anggota AP2I dengan nomor keanggotaan ID.MJBP.180.2021 tersebut, dikutip dari ap2indonesia.id, Sabtu (7/10/2023)
Ahli waris yang merupakan istri dari AP, Sismi Purwanti (34), mengucapkan terima kasih kepada perusahaan dalam hal ini PT. MJB dan AP2I serta pihak-pihak terkait lainnya yang telah membantunya.
“Terima kasih kepada semuanya yang telah membantu, pada kesempatan ini saya telah menerima semua hak almarhum suami saya, dengan total Rp755.359.700 (tujuh ratus lima puluh lima juta tiga ratus lima puluh Sembilan ribu tujuh ratus rupiah).
Semoga uang tersebut bisa bermanfaat untuk saya dan anak saya seperginya almarhum suami saya yang meninggal dunia saat bekerja di kapal FV. Lien Sheng Fa di Mauritius,” ujar Sismi di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tegal, Kamis (05/10/2023).
Serah terima hak dan asuransi kematian tersebut berjalan lancar dan disepakati dituangkan dalam sebuah akta perjanjian bersama yang ditandatangani antara perusahaan PT MJB Pemalang, diwakili oleh Tohari selaku Direktur dan Sismi Purwanti selaku ahli waris serta disaksikan oleh pihak AP2I, KSOP Kelas IV Tegal, Dinas Tenaga Kerja Pemalang, dan P4MI Pemalang.
The Indonesian Fisheries Workers Association (AP2I) was established on May 1, 2021. To date, AP2I has more than 15,000 members, most of whom work as crew members on fishing vessels abroad. AP2I’s membership comes from various regions in Indonesia, reflecting the diversity of backgrounds and work experience in the fisheries sector. The organization is committed to championing the rights and welfare of Indonesian fisheries workers through advocacy, training, and professional legal support.
About The Author
The Indonesian Fisheries Workers Association (AP2I) was established on May 1, 2021. To date, AP2I has more than 15,000 members, most of whom work as crew members on fishing vessels abroad. AP2I’s membership comes from various regions in Indonesia, reflecting the diversity of backgrounds and work experience in the fisheries sector. The organization is committed to championing the rights and welfare of Indonesian fisheries workers through advocacy, training, and professional legal support.